Dhamir Muttashil bersambung dengan fi’il part akhir

1. Dhamir Mukhotobah : kata ganti orang kedua perempuan artinya  kamu perempuan

أَنْتِ    👈     كِ
kamu 1 orang pr

أَنْتُمَا    👈     كُمَا
kamu 2 orang pr

أَنْتُنَّ     👈     كُنَّ
Kalian pr

Rumuz penggunaan dalam kalimat

RUMUZ 1

Fi’il (نَصَرَ ) + Subjek (ْتُ|أَنَا ) + Objek (كِ|أَنْتِ )

نَصَرْتُكِ

Saya menolong kamu satu pr

Contoh dalam al qur’an surat al imron ayat 42:

وَإِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاكِ وَ طَهَّرَكِ وَ اصْطَفَاكِ عَلَىٰ نِسَاءِ الْعَالَمِينَ

“Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia.”

RUMUZ 2

Fi’il (نَصَرَ ) + Subjek (ْتُ|أَنَا ) + Objek (كُمَا|أَنْتُمَا )

نَصَرْتُكُمَا

Saya menolong kamu 2 orang laki-laki

Contoh dalam Al qur’an surat Al a’rof ayat 20 :

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ

“Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarang kamu berdua dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”.

RUMUZ 3

Fi’il (نَصَرَ ) + Subjek (ْتُ|أَنَا ) + Objek (كُنَّ|أَنْتُنَّ )

نَصَرْتُكُنَّ

Saya menolong kalian pr

2. Dhamir Mutakallim : kata ganti orang pertama artinya yang berbicara

أَنَا    👈     نِيْ
Saya

نَحْنُ    👈     نَا
kami

Rumuz penggunaan dalam kalimat

RUMUZ 1

Fi’il (نَصَرَ ) + Subjek (تَ|أَنْتَ ) + Objek ( أَنَا | نِيْ )

نَصَرْتَنِيْ

Kamu 1 orang laki-laki menolongku

Contoh dalam al qur’an surat yusuf ayat 101:

رَبِّ قَدْ آتَيْتَنِي مِنَ الْمُلْكِ وَ عَلَّمْتَنِي مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ ۚ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنْتَ وَلِيِّي فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَ أَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ

“Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkanku sebagian kerajaan dan telah mengajarkanku sebahagian ta’bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.”

RUMUZ 2

Fi’il (نَصَرَ ) + Subjek (أَنْتَ /تَ) + Objek (نَحْنُ / نَا )

نَصَرْتَنَا

Kamu menolong kami

Contoh dalam Al qur’an surat Al baqoroh ayat 118 :

وَقَالَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ لَوْلَا يُكَلِّمُنَا اللَّهُ أَوْ تَأْتِينَا آيَةٌ ۗ كَذَٰلِكَ قَالَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِثْلَ قَوْلِهِمْ ۘ تَشَابَهَتْ قُلُوبُهُمْ ۗ قَدْ بَيَّنَّا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

“Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: “Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?” Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *