24 May 2022 20:48

Renungan Penghujung Ramadhan

Ramadhan… sebentar lagi engkau akan pergi meninggalkan kami…

Ramadhan…maafkan kami yang masih banyak lalai dan tidak bisa memaksimalkan ibadah dihari-hari persinggahanmu ditempat kami…

Ramadhan…mungkinkah engkau akan datang kembali bertamu kepada kami…kami berharap besar ditahun yang akan datang kami bisa bertemu kembali denganmu…

اللهم سلمنا إلى رمضان وسلم لنارمضان وتسلمه منا متقبلا

“Ya Allah,sampaikan kami agar kami bisa bertemu dengan ramadhan ditahun depan,dan izinkan ramadhan agar bisa menemui kami kembali, dan terimalah amalan-amalan kami didalamnya”

Ramadhan…kami sangat sedih sekali dengan hari-hari kepergianmu,dan kami sangat khawatir bila amalan-amalan yang telah kami kerjakan tidak diterima oleh Allah.Kami sangat berharap sekali,ibadah puasa,qiyam ramadhan,sedekah dan amalan-amalan kami yang lainnya diterima oleh Allah,karena sampai saat ini kami belum mendapatkan jaminan tersebut.

Ibnu Mas’ud radiyallahu ‘anhu pernah berkata disaat berada dipenghujung ramadhan :

  من هذا المقبول الليلة فنهنيه ومن هذا المحروم المردودالليلة فنعزيه

أيها المقبول هنيئا..وأيها المحروم المردود جبرالله مصيبتك

“Barangsiapa yang diterima amalnya dimalam ini,maka kuucapkan selamat padanya.Dan barangsiapa yang tertolak amalnya dimalam ini,maka aku berbelasungkawa kepadanya.Wahai orang yang diterima amalnya,selamat untukmu.Dan wahai engkau yang tertolak amalnya,semoga Allah mengasihimu dalam musibahmu”.

Ada seorang ulama salaf saat Hari ‘id,nampak dari wajahnya rona kesedihan,lalu seseorang berkata kepadanya:

إنه يوم فرح وسرور

“Sesungguhnya hari ini adalah hari kebahagiaan dan bersenang-senang”

Lalu ulama tersebutpun menjawab:

صدقتم ولكني عبدأمرني مولاي أن أعمل له عملافلاأدري أيقبله مني أم لا؟

“Kalian benar,namun saya hanyalah seorang hamba yang diperintahkan oleh Tuhanku untuk melakukan suatu amalan yang aku sendiri tidak tahu apakah amalan yang aku kerjakan Dia terima atau tidak?.”

Lihatlah…bagaimana kekhawatiran yang sangat dari ulama ini,lalu bagaimana dengan kita?Jangan sampai kita merasa puas atau bahkan terbuai dengan amalan-amalan yang telah kita kerjakan.

Suatu ketika seseorang pernah berkata kepada Bisyr Al Hafi Rahimahullah (salah satu sahabat dan murid Fudhail bin ‘Iyadh):

أن قوما يتعبدون في رمضان ويجتهدون في الأعمال فإذا انسلخ تركوا

“Ada sebum kaum yang beribadah dan bersungguh-sungguh beramal shalih hanya dibulan ramadhan saja,dan ketika bulan ramadhan berlalu mereka meninggalkan amalan-amalan tersebut”

Lalu Bisyr al hafi pun menjawab :

بئس القوم قوم لايعرفون الله إلا في رمضان

“Sejelek-jelek kaum adalah kaum yang tidak mengenal Allah kecuali hanya dibulan ramadhan saja”

Ramadhan…semoga kami bukan termasuk kaum yang beribadah kepada Allah hanya ketika moment kehadiranmu saja…

Ramadhan…engkau telah mentarbiyah kami sebulan penuh,engkau ajarkan kami tentang makna muroqobatullah (merasa diawasi oleh Allah),engkau juga mengajarkan kami akan arti sebuah kepedulian terhadap sesama,bagaimana tidak,semua kami disiang hari statusnya sama dihadapan Allah,tidak ada bedanya antara si kaya dan si fakir sama-sama dalam keadaan perut kosong karena berpuasa.

Ramadhan…besar harapan kami selepas kepergianmu,kami bisa meráih ampunan Allah.Karena jika kami tidak mendapatkannya,sungguh kami akan menjadikan orang yang paling merugi.Bagaimana tidak,pintu-pintu kebaikan terbuka lebar dihadapan kami,banyak kesempatan amal shalih yang engkau suguhkan kepada kami.Bila di ramadhan saja kami tidak bisa mendapatkan ampunan Allah,maka sudah pasti dijamin dibulan-bulan lainnya kami akan lebih susah untuk mendapatkannya.

Imam Qatadah pernah berkata:

من لم يغفر له في رمضان فلن يغفر له فيماسواه

“Barangsiapa yang tidak diampuni dibulan ramadhan,maka besar kemungkinan dia tak akan diampuni dibulan-bulan selain ramadhan”

Ya Allah berikan kami kesempatan dan umur panjang agar kami bisa berjumpa kembali dengan ramadhan,terimalah amalan-amalan yang telah kami kerjakan selama dibulan ramadhan ini dan anugerahkan kami keistiqomahan untuk melakukan ketaatan kepadaMu diluar ramadhan”

Cikarang,28 ramadhan 1443H

Akhuukum fillah

Al faqiir ilaa magfirotillah

Abdullah El Matroed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *