ISIM MAUSHUL PART 1

Isim maushul artinya kata sambung . Isim maushul ada 6 yang terbagi menjadi 2 bagian .

  1. Isim maushul lil mudzakar adalah kata sambung untuk mudzakkar.

Isim Maushul untuk mudzakkar ada 3 yaitu :

اَلَّذِي            : yang ( mufrod )

اَلَّذَانِ            : yang ( mutsanna )

اَلَّذِيْنَ            : yang ( jamak )

Rumuz penggunaan dalam kalimat :

RUMUZ

  • Isim maushul (الذي ) + fi’il (A ) + objek ( AL – A ) + subjek ( UN )

اَلَّذِيْ نَصَرَ الْوَلَدَ مُهَنْدِسٌ

Yang menolong anak laki-laki itu adalah 1 orang insinyur laki-laki

Contoh dalam al qur’an surat al mulk ayat 2 :

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun”

  • Isim maushul (الذانِ ) + fi’il (AA ) + objek ( AL – A ) + subjek ( AANI )

اَلَّذَانِ نَصَرَا الْوَلَدَ مُهَنْدِسَانِ

Yang menolong anak laki-laki itu adalah 2 orang insinyur laki-laki

Contoh dalam al qur’an surat an nisa’ ayat 16 :

وَاللَّذَانِ يَأْتِيَانِهَا مِنْكُمْ فَآذُوهُمَا ۖ فَإِنْ تَابَا وَأَصْلَحَا فَأَعْرِضُوا عَنْهُمَا ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ تَوَّابًا رَحِيمًا

“Dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, Maka berilah hukuman kepada keduanya”

  • Isim maushul (اَلَّذِيْنَ ) + fi’il (UU ) + objek ( AL – A ) + subjek ( UUNA )

اَلَّذِيْنَ نَصَرُوْا الْوَلَدَ مُهَنْدِسُوْنَ

Yang menolong anak laki-laki itu adalah para insinyur laki-laki

Contoh dalam al qur’an surat al baqoroh ayat 25 :

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۖ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا ۙ قَالُوا هَٰذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ ۖ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا ۖ وَلَهُمْ

فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“‘Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu”. Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya.”

Bersambung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *